abiquinsa

Filsafat Skolastik Thomas Aquinas


FILSAFAT SKOLASTIK THOMAS AQUINAS
Oleh: Rofi’udin, S.Th.I, M.Pd.I

Dunia ini dikuasai oleh dua kekuatan yang sama besarnya: agama dan filsafat. Kedua kekuatan ini sama-sama berusaha untuk menyampaikan kebenaran sejati. Para nabi dan ulama mengajarkan kebenaran melalui agama/wahyu, sedangkan para filosof mengajarkannya melalui filsafat/akal. Dalam sejarah perkembangannya, dua kekuatan ini saling berhadapan dalam menunjukkan dominasi dan pengaruhnya.
Download

Pendidikan Madrasah Nidzamiyah


PENDIDIKAN MADRASAH NIDZAMIYAH
Oleh: Rofi’udin, S.Th.I, M.Pd.I

Dalam lintasan sejarah peradaban Islam, peran pendidikan benar-benar bisa dilaksanakan pada masa-masa kejayaan Islam. Dalam masa ini, pendidikan benar-benar mampu membentuk peradaban sehingga peradaban Islam menjadi peradaban terdepan sekaligus peradaban yang mewarnai sepanjang Jazirah Arab, Asia Barat hingga Eropa Timur. Untuk itu, adanya sebuah paradigma pendidikan yang memberdayakan peserta didik merupakan sebuah keniscayaan.[1]

Kritik Ignaz Goldziher terhadap Hadits


KRITIK IGNAZ GOLDZIHER TERHADAP HADITS
Oleh: Rofi’udin, S.Th.I, M.Pd.I

Harus diakui secara jujur bahwa beberapa oang di antara para orientalis telah menghabiskan sebagian umur, kekuatan atau kemampuan mereka mempelajari Islam. Ada yang murni untuk kepentingan akademik dan keilmuan, namun ada pula yang memiliki motif politik, ekonomi, dan agama. Kesungguhan serta jerih payah mereka harus pula diakui telah menambah khazanah ilmu-ilmu keislaman dan memberi manfaat yang besar bagi umat Islam. Mulai dari penyelidikan atas sejarah dan peradaban Islam, kajian tentang al-Qur’an, dan al-Hadits, dan berbagai cabang keilmuan Islam lainnya.
Download

Ahli Salaf dan Madzhab Salaf


AHLI SALAF DAN MADZHAB SALAF
Oleh: Rofi’udin, S.Th.I, M.Pd.I

Orang-orang yang hidup pada zaman Nabi adalah generasi terbaik dari umat ini. Mereka telah mendapat pujian langsung dari Allah dan Rasul-Nya sebagai sebaik-baik manusia. Mereka adalah orang-orang yang paling paham agama dan paling baik amalannya sehingga kepada merekalah seharusnya kaum muslim merujuk.

Pemikiran Muhammadiyah (Teologi, Fiqih, Tasawuf, Sosial)


PEMIKIRAN MUHAMMADIYAH
(TEOLOGI, FIQIH, TASAWUF, SOSIAL)
Oleh: Rofi’udin, S.Th.I, M.Pd.I

Keadaan masyarakat Islam menjelang abad ke-20 di Indonesia sangatlah menyedihkan. Hal tersebut disebabkan oleh berbagai krisis yang telah bercampur antara agama Islam dengan berbagai ajaran yang bukan berasal dari al-Qur’an dan Hadits. Keadaan demikian menyebabkan keadaan umat Islam di Indonesia menjadi beku, jumud, dan mengalami kemunduran. Dimana-mana perbuatan bid’ah, syirik, dan khurafat merajalela, sehingga umat Islam hidup di dalam alam dan suasana yang oenuh diliputi oleh konservatisme, formalisme, dan tradisionalisme.[1]
Download